Entri Populer

Selasa, 15 Maret 2011

AKSEPTOR BARU KB IMPLANT

QoinPro.com: Free Bitcoins every 24 hours
Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Upaya itu dapat bersifat sementara, dapat pula bersifat permanen. Pengguna kontrasepsi merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi fertilitas (Sarwono Prawirahardjo 2002 : 905)

Kontrasepsi suntik adalah alat kontrasepsi hormonal yang pemberianya 4,8,12 minggu yang mengandung hormonal estrogen dan progesteron.

Tujuan KB nasional adalah mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera ini menjadi dasar terwujudnya. Masyarakat yang sejahtera melalui pengendalian kelahiran dan pertambahan penduduk Indonesia. Sasaran gerakan KB nasional adalah pasangan usia subur, Generasi muda dan purna, pelaksanaan dan pengelolaan KB, sasaran wilayah khusus seperti Industri kemungkinan dekat, daerah kumuh, daerah pantai dan terpencil (Sarwono Prawirahardjo 2002 :902).
  1. DEFINISI KB IMPLAN
    SUSUK KB(NORPLANT ATAU IMPLANT) adalah:

    Alat KB bawah kulit atau sering disebut (AKDR).

    Efektifitas progestin sebagai kontrasepsi dapat diperpanjang dengan cara memasukkan progestin tersebut ke suatu delifery system.ada beberapa macam delifery system antara lain cincin vagina,implant dan microkapsul. Satu-satunya kontrasepsi implant yang beredar dipasaran adalah Norplant.

     Norplant terdiri atas enam kapsul, masing-masing mengandung 36 mg levonergestrel dengan diameter 2,4mm dan panjang 3,4cm. Setelah disusukkan keenam kapsul akan mengeluarkan 80 mcg levonorgestrel per hari selama 6-18 bulan pertama.

    Norplant generasi kedua, terdiri atas 2 kapsul dengan diameter 2,4mm dan panjang 4,4 cm, telah pula dikembangkan oleh population council. Saat ini Norplant -2 tersebut sedang menjalani uji klinik fase III. Kontrasepsi implant ini yang sedang mengalami uji klinik saat ini adalah craponor, yang dikembangkan oleh contraceptive Branch of the U.S. National Instituteof child Health and Human Development bekerjasama dengan WHO's Special Programme of Researchin human Reprodoction. Capronor terdiri dari kapsul biodegradable yang efektif sebagai kontrasepsi selama 12 bulan. Dan sekarang copronor sedang menjalani uji klinik fase II. (sarwono,2006:921 -922)
  2. CARA KERJA

    Ø Lendir servik menjadi lebih kental

    Ø Mengganggu proses pembentukan endometrium sehingga sulit terjadi implantasi.

    Ø Mengurangi transportasi sperma.

    Ø Menekan ovulasi.

    Ø Membuat getah servik menjadi kental

    Ø Membuat endometrium tidak siap menerima kehamilan.

    Ø Menghalangi migrasi spermatozoa.

  3. EFEKTIFITAS

    Sangat efektif 90,2-1 kehamilan per 100 perempuan

    A. Keuntungan Kontrasepsi

    • Daya guna tinggi.

    • Perlindungan jangka panjang( sampai 5 tahun)

    • Pengembalian tingkat kesuburan yang cepat setelah pencabutan

    • Tidak memerlukan pemeriksaan dalam.

    • Bebas dari pengaruh estrogen.

    • Tidak mengganggu kegiatan senggama.

    • Tidak mengganggu ASI.

    • Klien hanya perlu kembali ke klinik bila ada keluhan.

    • Dapat dicabut setiap saat sesuai dengan kebutuhan.

    • Control medis ringan.

    • Dapat di layani di daerah pedesaan.

    • Penyulit medis tidak terlalu tinggi.

    • Biaya ringan

    B. Keuntungan Nonkontrasepsi

    • Mengurangi nyeri haid

    • Mengurangi jumlah darah haid.

    • Mengurangi /memperbaiki anemia.

    • Melindingi terjadinya kanker endometrium.

    • Menurunkan angka kejadian kelainan jinak payudara.

    • Melindungi diri dari beberapa penyakit radang panggul

    • Menurunkan angka kejadian endometriosis.

    C. Kerugian Kontrasepsi

    • Menimbulkan gangguan menstruasi, yaitu tidak mendapat menstruasi dan terjadi perdarahan yang tidak teratur

    • Berat badan bertambah

    • Menimbulkan akne, ketegangan payudara

    • Liang senggama terasa kencang

    (Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, 2003:MK-53 )

    D. Keterbatasan

    Kebanyakan klien dapat menyebabkan perubahan pola haid berupa pedarahan bercak (spotting), hipermenorea, atau meningkatnya jumlah darah haid, serta amenorea. timbulnya keluhan-keluhan ,seperti:

    • Nyeri kepala

    • Peningkatan/penurunan berat badan.

    • Nyeri payudara

    • Perasaan mual

    • Pening/ pusing kepala

    • Perubahan perasaan (mood) atau kegelisahan (nervousnes)

    • Membutuhkan tindak pembedahan minor untuk insersi dan pencabutan

    • Tidak memberikan efek protektif terhadap infeksi menular seksual termasuk AIDS.

     • Klien tidak dapat menghentikan sendiri pemakaian kontrasesi ini sesuai dengan keinginan ,akan tetapi harus pergi ke klinik untuk pencabutan.

    • Efektifitasnya menurun bila menggunakan obat-obat tuberkulosis (rifampisin)atau obat epilepsi (fenitoin dan barbiturat)

    • Terjadinya kehamilan ektopik sedikit lebih tinggi, (1,3 per 100.000 perempuan per tahun)

    E. Yang Boleh Menggunakan Implant

    • Usia reproduksi

    • Telah memiliki anak ataupun yang belum

    • Menghendaki kontrasepsi yang memiliki efektifitas tinggi dan menghendaki pencegahan kehamilan jangka panjang

    • Menyusui dan membutuhkan kontrasepsi

    • Pasca persalinan dan tidak menyusui

    • Pasca keguguran

    • Tidak menginginkan anak lagi, tetapi menolak sterilisasi

    • Riwayat kahamilan ektopik

    • Tekanan darah < 180/110 mmHg, dengan masalah pembekuan darah, atau anemia bulan sabit (sikcle cell).

    • Sering lupa menggunakan pil.

    F. Yang Tidak Boleh Menggunakan Implant.

    • Hamil atau diduga hamil

    • Perdarahan pervaginam yang belum jelas penyebabnya

    • Benjolan /kanker payudara atau riwayat kanker payudara

    • Tidak dapat menerima perubahan pola haid yan terjadi

    • Miom uterus dan kanker payudara

    • Gangguan toleransi glukosa.

    G. Waktu Mulai Menggunakan Implant.

    • Setiap saat selama siklus haid hari ke-2 sampai hari ke-7,tidak diperlukan metode kontrasepsi tambahan.

    • Insersi dapat dilakukan setiap saat, asal saja diyakini tidak terjadi kehamilan. Bila diinsersi setelah hari ke-7 siklus haid, klien jangan melakukan hubungan seksual, atau menggunakan motode kontrasepsi lain untuk 7 hari saja.

    • Bila klien tidak haid, insersi dapat dilakukan setiap saat,asal saja diyakini tidak terjadi kehamilan, jangan melakukan hubungan seksual atau gunakan metode kontrasepsi lain untuk 7 hari saja.

    • Bila menyusui antara 6 minggu sampai 6 bulan pascapersalinan, insersi dapat dilakukan setiap saat, bila menyusui penuh, klien tidak perlu memakai metode kontrasepsi lain.

    • Bila setelah 6 minggu melahirkan dan telah terjadi haid kembali, insersi dapat dilakukan setiap saat, tetapi jangan melakukan hubungan seksual selama 7 hari atau menggunakan metode kontrasepsi lain untuk 7 hari saja.

    • Bila klien menggunakan kontrasepsi hormonal dan ingin menggantinya dengan implant, insersi dapat dilakukan setiap saat, asal saja diyakini klien tersebut tidak hamil, atau klien menggunakan kontrasepsi terdahulu dengan benar.

    • Bila kontrasepsi sebelumnya adalah kontrasepsi suntikan, implant dapat diberikan pada saat jadwal kontrasepsi tersebut. Tidak diperlukan metode kontrasepsi lain.

    • Bila kontrasepsi sebelumnya adalah kontrasepsi nonhormonal (kecuali AKDR) dan klien ingin menggantinya dengan norplant, insersi norplant dapat dilakukan setiap saat, asal saja diyakini klien tidak hamil. Tidak perlu menunggu sampai datangnya haid berikutnya.

    • Bila kontrasepsi sebelumnya adalah AKDR dan klien ingin menggantinya dengan implant, norplant dapat diinsersikan pada saat haid hari ke-7 dan klien jangan melakukan hubungan seksual selama 7 hari atau gunakan metode kontrasepsi lain untuk 7 hari saja, implant segera dicabut.

    • Pasca keguguran implant dapat segera diinsersikan.

    H. Instruksi Untuk Klien.

    • Daerah insersi harus tetap dibiarkan kering dan bersih selama 48 jam pertama, hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi pada luka insisi.

    • Perlu dijelaskan bahwa mungkin terjadi sedikit rasa perih, pembengkakan, atau lebam pada daerah insisi. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan.

    • Pekerjaan rutin harian tetap dikerjakan namun hindari benturan, gesekan atau penekanan pada daerah insisi.

    • Balutan penekan jangan dibuka selama 48 jam, sedangkan plester dipertahankan hingga luka sembuh (biasanya 5 hari).

    • Setelah luka sembuh, daerah tersebut dapat disentuh dan dicuci dengan tekanan yang wajar.

    • Bila ditemukan adanya tanda-tanda infeksi seperti demam, peradangan, atau bila rasa sakit menetap selama beberapa hari, segera kembali ke klinik.

    I. Informasi Lain Yang Perlu Disampaikan

    • Efek kontrasepsi timbul beberapa jam setelah insersi dan berlangsung hingga 5 tahun bagi norplant dan 3 tahun bagi susuk implanont, dan akan berakhir sesaat setelah penganggkatan.

    • Sering ditemukan gangguan pola haid.terutama oada 6 sampai 12 bulan pertama. beberapa perempuan mungkin akan mengalami berhentinya haid sama sekali.

    • Obat-obat tuberkulosis ataupun obat epilepsi dapat menurunkan efektifitas implant.

    • Efek samping yang berhubungan dengan implant dapat berupa sakit kepala, penambahan berat badan, dan nyeri payudara. Efek-efek samping ini tidak berbahaya dan biasanya akan hilang dengan sendirinya.

    • Norplant dicabut setelah 5 tahun pemakaian, susuk implanont dicabut setelah 3 tahun, dan bila dikehendaki dapat dicabut lebih awal.

    • Bila norplant dicabut setelah 5 tahun dan susuk implanont sebelum 3 tahun, kemungkinan hamil sangat besar, dan meningkatkan resiko kehamilan ektopik.

    • Berikan kepada klien kartu yang ditulis nama, tanggal insersi, tempat insersi, dan nama klinik.

    • Implant tidak melindungi klien dari infeksi menular seksual, termasuk AIDS. Bila pasangannya memiliki resiko, perlu menggunakan kondom untuk melakukan hubungan seksual.

    J. Jadwal Kunjungan Kembali Ke Klinik

    Klien tidak perlu kembali ke klinik, kecuali ada masalah kesehatan atau klien ingin mencabut implant. Klien dianjurkan kembali ke klinik tempat implant dipasang bila ditemukan hal-hal sebagai berikut.

    • Amenorea yang disertai nyeri perut bagian bawah.

    • Perdarahan yang banyak dari kemaluan

    • Rasa nyeri pada lengan

    • Luka bekas insisi mengeluarkan darah atau nanah

    • Ekspulsi dari batang implant

    • Sakit kepala hebat atau penglihatan menjadi kabur

    • Nyeri dada hebat

    • Dugaan adanya kehamilan.

    (Buku Panduan praktis Pelayanan Kontrasepsi, MK-56 : 2003 )
  4. PERINGATAN KHUSUS BAGIPENGGUNA IMPLANT

    • Terjadi keterlambatan haid yang sebelumnya teratur, kemungkinan telah terjadi kehamilan.

    • Nyeri perut bagian bawah yang hebat, kemungkinan terjadi kehamilan ektopik

    • Terjadi perdarahan banyak dan lama

    • Adanya nanah atau perdarahan pada bekas insersi implant

    • Ekspulsi batang implant (Norplant)

    • Sakit kepala migrant, sakit kepalaa berulang yang hebat, atau penglihatan menjadi kabur.

  5. TEKNIK PEMASANGAN SUSUK KB (IMPLANT )

     Prinsip pemasangan susuk KB adalah dipasang pada lengan kiri atas dan pemasangan seperti kipas mekar dengan 6 kapsul.

    ~ Teknik pemasangan susuk KB adalah sebagai berikut:

    • Rekayasa tempat pemasangan dengan tepat seperti kipas terbuka.

    • Tempat pemasangan dilengan kiri atas ,dipatirasa dengan lidokain 2%

    • Dibuat insisi kecil,sehingga trokar dapat masuk

    • Trokar ditusukkan subcutan sampai batasnya

    • Kapsul dimasukkan kedalam trokar, dan didorong dengan alat pendorong sampai ada tahanan.

    • Untuk menempatkan kapsul,trokar ditarik keluar.

    • Untuk meyakinkan bahwa kapsul telah ditempamya, alat pendorong dimasukkan sampai terasa tidak ada tahanan

    • Setelah 6 kapsul dipasang,bekas insisi ditutup dengan tensoplast (band aid).

    ~ Pencabutan susuk KB sebelum waktunya

    Keinginan peserta KB untuk mencabut susuk KB dengan alasan ingin punya anak lagi dan terjadi perdarahan /gangguan menstruasi. Pada pencabutan banyak dijumpai kesulitan sehingga diupayakan untuk merekayasa teknik pencabutan sebagai berikut:

    1. Metode Standart Tempat pencabutan didesinfektan kemudian ditutup dengan duk. Dilakukan patirasa lokal dengan lidokain 2%. Insisi dibuat pada sekitar tempat insersi susuk KB.

    Pencabutan dengan cara:

    • Teknik blind (buta).

    Kapsul dijepit dengan klem arteri dan selanjutnya ditarik keluar.

    • Teknik a vue.

    Ujung kapsul dibersihkan dari jaringan ikat dan selanjutnya dipegang dengan klem arteri dan dieluarkan.

    • Teknik U.

    Tempat pencabutan di desinfektan kemudian ditutup dengan duk steril

    Insisi dibuat sejajar dengan pemasangan susuk KB

    Jaringan penutup susuk KB dibersihkan

    Mat U dipakai memegang kapsul, ditarik kebawah insisi, jaringan ikatnya

    dibersihkan dan selanjutnya kapsul ditarik keluar.

    • Teknik tusuk (Ma )pencabutan susuk KB.

    Tahap pencabutan susuk KB dengan teknik tusuk (Ma )sebagai berikut:

    Tahap desinfektan.

    Desinfeksi lapangan operasi dengan betadin /isodin, yodium, alkohol, atau bahan desinfektan lainnya. Setelah steril, lapangan operasi ditutup dengan duk seril.

    Tahap insisi luka tempat pencabutan

    Anastesi lokal.

    * Tempat tusuk KB dipasang (ujung distal )dengan lidokain.

    * Anestasi dibawah kapsul susuk KB sehingga dapatbmendorong kepemukaan kulit.

    * Anestesi diratakan dan ditunggu sekitar 2 menit.



    2. Insisi tempat pencabutan

    • Dilakukan melintang dibagian pangkal susuk KB ditusukkan.

    • Insisi di perdalam dan jaringan ikat lemak yang melekat pada kapsul susuk KB sebagian dibersihkan dengan klem arteri.

    • Tahap pencabutan susuk KB

    • Tangan kanan mendorong satu kapsul KB kearah luka insisi.

    • Tangan kiri memegang pinset atau klem arteri untuk menjepit atau menangkap kapsul susuk KB.

    • Kapsul susuk KB ditarik semaksimal mungkin kearah luka insisi.

    • Setelah kapsul susuk KB yang elastis terpegang oleh pinset atau klem arteri, untuk mengeluarkannya dapat ditempuh dua jalan:

    - Bersihkan kapsul susuk KB dari jarigan ikat susuk dengan pisau yang di pegang oleh tangan kanan sampai tampak putih.

    - Setelah tampak putih ( bebas dari jaringan ikat ) alat tusuk (Ma) di tusuk pada kapsul terus mengait keluar.

    - Tangan kanan mengambil alat tusuk ( Ma ) dan menusukkan ke dalam kapsul serta mengungkit kapsul ke arah luka insisi.

    • Pinset atau klem arteri di lepaskan dari tangan kiri.

    • Tangan kiri mengambi pisau untuk membebaskan sedikit demi sedikit kapsul jaringan ikat.

    • Kapsul terus di ungkit ke arah luka insisi dan selanjutnya dengan mudah dapat di keluarkan dari implantasinya.

    Penutupan luka insisi

    - Luka insisi di tutup dangan tensoplast (Band aid).

    - Untuk profilaksis di berikan antibiotik dan analgesik.

    - Kontrol kembali setelah 5 sampai 7.

    ~ Keuntungan pencabutan susuk KB dengan tehnik tusuk ( Ma)

    • Harga alatnya sangat murah dan sangat mudah di buat oleh siapa dan di mana saja.

    • Tehnik tusuk (Ma) mudah di ajarkan sehingga dalam waktu singkat menambah jumlah tenaga terlatih.

    • Kerusakan jaringan berkurang sehingga memperkecil komplikasi.

    • Ketinggalan kapsul susuk KB dapat diperkecil.

    • Waktu pencabutan dapat di perpendek.


    ~ Kesulitan susuk KB dengan tehnik tusuk (Ma)

    Seperti tehnik untung Praptohardjo dan tehnik konvensional yang di anjurkan maka tehnik tusuk ( Ma ) untuk menjacut susuk KB tidak lepas dari keulitan karena:

    - Posisi kapsul susuk KB yang berjauhan.

    - Pemasangan terlalu dalam.

    - Kapsul susuk KB yang rapuh atau rusak.

    - Waktu pencabutan bervariasi.

    - Masih dapat menjadi komplikasi.

    (Penyakit kandungan dan Keluarga Berencana Untuk Pendidikan Bidan, 446 : 1998)

4 komentar:

  1. saya baru kemaren melakukan kb implan ini
    sempat bingung untung saja informasi disini cukup membuat saya tidak bingung thx yaa

    BalasHapus
  2. makasih kembali, saya senang jika blog saya bisa bermanfaat buat orang lain..

    BalasHapus
  3. saya juga baru 1 minggu pasang implan, bingung juga & sedikit takut, krn ada nyeri di lengan sy, palagi klo tersenggol kepala bayi yg sy gendong & tersenggol tanpa sengaja. apa itu normal, ap perlu sy kembalii k klinik pemasangan KB ??? mksih infonya.

    BalasHapus
  4. alhamdulillah sudah hampir 1 bulan saya pasang implant n blm ada keluhan yang sangat mengganggu. terimaksih atas informasinya

    BalasHapus