Entri Populer

Kamis, 01 Juli 2010

ORAL TRUSH(STOMATITIS)

QoinPro.com: Free Bitcoins every 24 hours
ORAL TRUSH (STOMATITIS)

1.      PENGERTIAN
a.       Oral trush (stomatitis) adalah radang mulut (pada bibir atau lidah). Hal ini biasanya dijumpai pada bayi dan anak-anak kecil yang minum susu dengan botol atau dot atau anak kecil yang menghisap dot keripung (fopspean) yang tidak diperhatikan kebersihannya. Misalnya : dot tersebut tidak pernah direbus sehingga bakteri berkembang biak.
                                    (Asuhan Kesehtn Anak dalam konteks keluarga : 1993)

b.      Oral trush (stomatitis/ sariawan) adalah radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan, bercak itu biasanya berupa bercak tunggal maupun berkelompok. Sariawan dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam lidah serta langit-langit dalam rongga mulut. Meskipun tidak berbahaya sariawan dapat mengganggu.

Sariawan dapat mengenai beberapa bayi serentak, misalnya bayi baru lahir tidak cukup dot (beberapa dot untuk beberapa bayi) ataupun walaupun cukup tapi kurang diperhatikn kesterilannya ataupun kebersihannya setiap akan dipakai, sariawan dapat disebabkan oleh kondisi mulut itu sendiri. Seperti kebersihan mulut yang buruk luka pada mulut karena makanan dan minum yang terlalu panas dan dan kondisi tubuh yang mengalami alergi atau infeksi.

2.      ETIOLOGI
a.       Candida albican (moniliasis) jamur yang bersifat saprofit
b.      Personal Hygine
(Asuhan Kesehatan Anak dalam konteks keluarga : 1993)

3.      TANDA DAN GEJALA   
a.       Sariawan umumnya ditandai dengan rasa nyeri, seperti terbakar yang terkadang menyebabkan penderita sulit menelan makanan dan apabila sudah parah dapat menyebabkan demam, gangguan sariawan dapat menyerang sip saja termasuk pada bayi berusia 6-24 bulan.
b.      Timbul bercak putih pada bibir dan selaput lendir mulut dari sisa susu dan bersifat mudah diangkat. Sedangkan moniliasis bersifat sulit diangkat dan dapat terjadi perdarahan.
c.       Daya tahan tubuh menurun atau pada penggunaan antibiotika dan kortikosteroid yang lama dapat terjadi pertumbuhan jamur yang berlebihan
(Nygastia, Perawatan Anak Sakit : 2005)
  
4.      PENGOBATAN
Pengobatan lokal dapat diberikan Gentian Violet 0,5 % dan dioleskan pada lida dan mukosa mulut. Obat yang lebih baik tetapi lebih dapat juga dicoba dengan Ampoterisin (funguli) selama 1 minggu.
(Ilmu Kesehatn Anak 3 : 1130)

Sariawan dapat juga diredakan dengan menggunakan beberapa jenis obat, baik dalam bentuk saalep yang mengandung antibiotik dan analgesik / penghilang rasa nyeri). Obat tetes maupun obat kumur. Jika sariwan terlanjur para, dapat digunakan antibiotika dan obat penurun panas ( bila disertai dengan demam).
Sariawan umumnya akan sembuh dalam waktu 4 hari. Namun bila sriawan tidak kunjung sembuh, segera periksakn ke dokter karena hal ini dapat menjadi gejala awal adanya kanker mulut.
Banyak cara yang dilaakukan untuk mencegah terjadinya sariawan, antara lain yaitu menghindari kondisi stres, sering mengkonsumsi buah dan sayuran terutama yang mengandung vitamin B, vitamin C, dan zat besi. Menjaga kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut serta menghindari makanan dan obat-obatan yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada rongga mulut
                                                                  
  
5.      PERAWATAN      
a.       Berikan nutrisi yang baik dan cukup, jngan memberikan kanan yang merangsang
b.      Berikan makanan yang mudah dicerna
c.       Jangan mengorek-ngorek mulut bayi
d.      Untuk memelihara kebersihan mulut, bilas air putih sehabis minum susu dengan air hangat.
e.       Pergi ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pengobatan lukanya.
                                       (Asuhan Kesehatan Anak dalam konteks keluarga : 1993)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar