Entri Populer

Sabtu, 12 Juni 2010

AKSEPTOR AKTIF KB PIL KOMBINASI

QoinPro.com: Free Bitcoins every 24 hours
BAB 1
PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG

Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinana ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia, sejahtera (Wiyono, 1997).

Berbagai macam alat kontrasepsi yang disuguhkan kepada para akseptor KB antara lain suntikan, alamiah, AKDR, implant, kontrasepsi mantap (MOP dan MOW) dan pil KB.
Dari semua kunjungan akseptor KB. Di sini saya mengambil salah satu jenis KB yaitu KB pil kombinasi. Oleh karena itu akan ditulis asuhan kebidanan pada Ny. “P” akseptor Aktif KB pil Kombinasi

1.2. RUMUSAN MASALA

1.2.1 Apakah KB pil Kombinasi?

1.2.2 Bagaimana Asuhan Kebidanan Pada Akseptor Aktif KB Pil Kombinasi?

1.3 TUJUAN
       1.3.1 Tujuan Umum
                Dapat mengetahui apa yang dimaksud KB Pil Kombinasi dan dapat melakukan asuhan kebidanan  pada klien akseptor Aktif KB Pil Kombinasi dengan menggunakan manajemen kebidanan menurut Varney.
        1.3.2 Tujuan Khusus
                 1.3.2.1 Dapat melakukan pengkajian pada akseptor Aktif KB Pil Kombinasi     
                 1.3.2.2 Dapat menetapkan diagnosa dan masalah dari hasil pengkajian.
                 1.3.2.3 Dapat menetapkan tindakan segera.
                 1.3.2.4 Dapat menetapkan diagnosa potensial.
                 1.3.2.5 Dapat merencanakan asuhan kebidanan pada akseptor Aktif KB Pil Kombinasi
                1.3.2.6 Dapat melaksanakan asuhan kebidanan yang telah disusun.
                1.3.2.7 Dapat mengevaluasi asuhan kebidanan yang telah dilakukan

1.4. RUANG LINGKUP

Dalam Asuhan Kebidanan ini membahas tentang Asuhan Kebidanan pada Akseptor KB Pil Kombinasi.


1.5      METODE PEMBAHASAN

Laporan ini disusun dengan cara praktek lapangan, study kasus, konsultasi dengan pembimbing, study pustaka dan tanya jawab.


1.6      SISIMATIKA PENYUNTIKAN

Dalam laporan ini disusun sebagai berikut :

BAB I       :  Pendahuluan

BAB II      :  Tinjauan Teori

BAB III    :  Tinjauan Kasus

BAB IV    :  Penutup



BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

KB PIL KOMBINASI

1.  PROFIL

-          Efektif dan reversibel

-          Harus diminum setiap hari

-          Pada bulan-bulan pertama efek samping berupa mual dan perdarahan bercak yang tidak berbahaya dan segera akan hilang

-          Efek samping sangat serius jarang sekali

-          Dapat dipakai oleh semua ibu usia reproduksi, baik yang sudah mempunyai anak maupun belum

-          Dapat mulai di minum setiap saat bila yakin sudah tidak hamil

-          Tidak dianjurkan ibu yang sedang menyusui

-          Dapat dipakai sebagai kontrasepsi darurat



2. JENIS

-          Monofasik

      Pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif estrogen/progestin (E/P) dalam dosis yang sama dengan 7 tablet tanpa hormon aktif

-          Bifasik

      Pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif estrogen/progestin (E/P) dengan 2 dosis yang berbeda dengan 7 tablet tanpa hormon aktif

-    Trifasik

      Pil yang tersedia dalam kemasan 21 tablet mengandung hormon aktif estrogen/progestin (E/P) dengan 3 dosis yang berbeda dengan 7 tablet tanpa hormon aktif



3. CARA KERJA

-          Menekan ovulasi

-          Mencegah implantasi

-          Lendir serviks mengental sehingga sulit dilalui sperma

-          Pergerakan tuba terganggu sehingga trasportasi telur dengan sendirinya akan terganggu pula



4.  MANFAAT

-          Memiliki efektifitas yang tinggi ( hampir menyerupai efektifitas tubektomi ), bila digunakan setiap hari (1 kehamilan per 1000 perempuan dalam tahun pertama penggunaan)

-          Resiko terhadap kesehatan sangat kecil

-          Tidak mengganggu hubungan seksual

-          Siklus haid menjadi teratur, banyaknya darah haid berkurang, tidak terjadi nyeri haid

-          Dapat digunakan jangka panjang selama perempuan masih menggunakannya untuk mencegah kehamilan

-          Dapat digunakan sejak usia remaja hingga menopause

-          Mudah dihentikan setiap saat

-          Kesuburan segera kembali setelah dihentikan

-          Dapat digunakan sebagai kontrasepsi darurat

-          Membantu mencegah kehamilan ektopik, kanker ovarium, kanker endometrium, kista ovarium, radang penyakit panggul, kelainan jinak pada payudara

-          Dismenorhea

-          Akne



5.  KETERBATASAN

-          Mahal dan membosankan karena harus menggunaknnya setiap hari

-          Mual terutama pada 3 bulan pertama

-          Pusing

-          Nyeri payudara

-          Berat badan naik sedikit, tetapi pada perempuan tertentu kenaikan BB justru memiliki dampak positif

-          Berhenti haid ( amenorhoea ) jarang pada pil kombinasi

-          Tidak boleh diberikan pada perempuan menyusui (mengurangi ASI)

-          Pada sebagian perempuan dapat menimbulkan depresi dan perubahan suasana hati sehingga keinginan melakukan hubungan seks berkurang

-          Dapat meningkatkan tekanan darah dan retensi cairan, sehingga resiko stroke  dan gangguan pembekuan darah pada vena dalam sedikit meningkat pada perempuan usia > 35 tahun merokok perlu hati-hati

-          Tidak mencegah IMS, HBV, HIV/AIDS



6.   YANG DAPAT MENGGUNAKAN PIL KOMBINASI:

 •  Pada prinsipnya hampir semua ibu boleh menggunakan pil kombinasi, seperti :

-          Usia reproduksi

-          Telah memiliki anak atau belum memiliki anak

-          Gemuk / kurus

-          Menginginkan metode kontrasepsi dengan efektifitas tinggi

-          Setelah melahirkan dan tidak menyusui

-          Setelah melahirkan 6 bulan yang tidak memberikan asi eksklusif sedangkan semua cara kontrasepsi yang dianjurkan tidak cocok bagi ibu tersebut

-          Pasca keguguran

-          Anemia karena haid berlebihan

-          Nyeri haid hebat

-          Siklus haid tidak teratur

-          Riwayat kehamilan ektopik

-          Kelainan payudara jinak

-          Kencing manis tanpa kelainan pada ginjal, pembulu darah, mata dan syaraf

-          Penyakit tyroid, penyakit radang panggul, endrometriosis / tumor ovarium jinak

-          Menderita TBC

-          Varises vena



7.      YANG TIDAK BOLEH MENGGUNAKAN PIL KOMBINASI

-          Hamil atau di curigai hamil

-          Menyusui eksklusif

-          Perdarahan pervaginam yang belum diketahui penyebabnya

-          Penyakit hati akut ( hepatitis )

-          Perokok dengan usia > 35 tahun

-          Riwayat penyakit jantung, stoke/TD > 180/110 mmhg

-          Riwayat gangguan faktor pembekuan darah atau kencing manis > 20 tahun

-          Kanker payudara atau dieurisai kanker payudara

-          Migrain dan gejala neurologik fokal (epilepsi / riwayat epilepsi)

-          Tidak dapat menggunakan pil secara teratur setiap hari



8. WAKTU MENGGUNAKAN PIL KOMBINASI

a.       Setiap saat selagi haid, untuk meyakinkan kalau perempuan tersebut tidak hamil

b.      Hari pertama sampai ke tujuh siklus haid

c.       Boleh menggunakan pada hari ke 8 tetapi perlu menggunakan metode kontrsepsi yang lain (kondom) mulai hari ke 8 sampai ke 14 atau tidak melakukan hubungan seksual sampai anda menghabiskan paket pil tersebut

d.      Setelah melahirkan

e.       Setelah 6 bulan pemberian asi eksklusif

f.       Setelah 3 bulan dan tidak menyusui

g.      Pasca keguguran

h.      Bila berhenti menggunakan kontrsepsi injeksi dan ingin menggantikan dengan pil kombinasi, pil dapat segera diberikan tanpa perlu menunggu haid

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar